f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Landing            Editorial Staff            Contact Us

06 Aug, Thursday
0° C
Image Alt

Kecemedia.com

Pahami Efek Samping dari Hand Sanitizer

Jakarta – Rabu (29/7), Pandemi COVID-19 menjadikan hand sanitizer salah satu barang yang wajib dibawa. Hand sanitizer sendiri berfungsi untuk membersihkan tangan dari virus, kuman atau bakteri setelah memegang benda yang mungkin terkontaminasi COVID-19.

Melansir viva.co.id, hand sanitizer biasanya digunakan ketika tidak bisa mencuci tangan. Hand sanitizer yang baik mengandung alkohol di atas 60%. Hal ini dikarenakan dapat membunuh virus  dan bakteri. Namun, kebanyakan orang lebih memilih menggunakan hand sanitizer dibanding langsung mencuci tangan dengan alasan praktis. Padahal, hal tersebut tidak tepat. 

Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam penggunaan hand saintizer menurut dokter bedah kulit dan transplantasi rambut, Klinik SkinQure, New Delhi, dr. B.L. Jangid.

Pumping hand sanitizer into hand.

Batasi penggunaan

Jika digunakan dalam jumlah kecil, hand sanitizer dapat melindungi kamu dari infeksi virus. Gosoklah hand sanitizer selama 30 detik agar optimal. Tetapi menggunakan hand sanitizer yang terlalu banyak / sering akan menyebabkan dermatitis tangan.

Kontaminasi bahan kimia

Selain mengandung alkohol, hand sanitizer juga terbuat dari bahan kimia lainnya. Komponen kimia semacam itu bisa berbahaya berlebihan di permukaan kulit. Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda, sehingga beberapa kandungan kimia pada hand sanitizer dapat berpengaruh buruk bagi sebagian orang.

Gunakan krim pelembab tangan (handcream)

Jika kamu mengalami kulit kering dan pecah-pecah, segera hentikan penggunaan hand sanitizer. Oleskan krim pelembab (yang terdiri dari aquaporin) untuk membantu mengatasi masalah kulit itu.

Kamu juga dapat menggunakan lidah buaya atau bahan lainnya untuk memperbaiki kondisi tangan tersebut. Kamu bisa mengenakan juga memakai sarung tangan semalaman untuk membantu memperbaikan kulit.

Sabun dan air

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air lebih baik daripada menggunakan hand sanitizer. Hal ini juga telah disebutkan oleh spesialis lain seperti Dr Kalisvar Marimuthu, konsultan penyakit menular senior di National Center for Infectious Diseases (NCID).

Sabun dan air dapat mencegah reaksi alergi yang mungkin disebabkan oleh hand sanitizer. Beralihlah ke sabun antiseptik atau tisu basah jika kamu berada dalam situasi di mana tidak ada sabun dan air.


Post a Comment

You don't have permission to register