f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Landing            Editorial Staff            Contact Us

23 Sep, Wednesday
0° C
Image Alt

Kecemedia.com

Mau Diblokir di AS, Influencer TikTok Demo ke Trump

Jakarta – Kamis (6/8), Seorang influencer Amerika Serikat (AS) mengungkapkan kemarahannya pada Presiden Donald Trump. Hal ini dikarenakan Trump berencana memblokir media sosial TikTok. Akun @maya2960 pada Senin (3/8/2020) mengunggah video berjudul “Trump Freestyle“. Video itu menyebar dengan cepat di TikTok, dengan mendapat lebih dari 1 juta views dan 500.000 likes.

“Tidak memikirkan ini matang-matang, kan, Donny kecil? Bukan pebisnis,” tukas akun tersebut seperti dilansir dari kompas.com.

“Kamu bisa memblokir aplikasi ini, akan ada yang baru. Ada persediaan di mana ada permintaan,” lanjutnya. 

Lirik yang diunggahnya juga berisi peringatan bahwa pengguna TikTok tidak akan berdiam diri. Video lainnya yang viral di TikTok berjudul “Aku coba meyakinkan Trump membiarkan kami memakai TikTok“. Video itu menampilkan seorang wanita yang mewarnai wajahnya dengan warna oranye dan membangun dinding bata.

Sementara itu, komedian AS Elijah Daniels di Twitter mengucapkan selamat tinggal kepada para pengikutnya di TikTok. Ada 20 influencers AS di TikTok, yang jumlah followers-nya jika digabungkan mencapai 100 juta orang. Mereka mengunggah surat terbuka ke Trump atas rencana pemblokiran aplikasi itu. 

“Dunia virtual yang didominasi kebencian di Twitter tidak ada artinya dibandingkan dengan foto-foto menyenangkan dan komedi di TikTok,” begitulah isi surat terbuka itu.

“Jadi daripada memblokir TikTok, kenapa tidak menggunakan kesempatan ini untuk mengubahnya ke TikTok AS dalam IPO atau menjualnya ke perusahaan AS – biarkan kapitalisme menyelesaikan masalah ini, bukan negara.” Lanjut surat tersebut.

Trump memberi TikTok waktu enam minggu untuk menjual operasionalnya di AS ke perusahaan Amerika. Pada Senin (3/8/2020) kemarin, ia berkata, ByteDance selaku pemilik TikTok akan “gulung tikar” jika menolaknya. Pemerintah menginginkan keuntungan finansial dari hasil penjualan itu. 

Presiden ke-45 AS itu berkata, Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk membeli TikTok. Namun, para pejabat AS mengatakan, TikTok menjadi risiko keamanan nasional karena bisa membocorkan jutaan data pribadi warga AS ke intelijen China.

Trump lalu memberi tenggat waktu bagi ByteDance sampai pertengahan September untuk menyepakati penjualan. Adapun harganya AS harus mendapat persentase yang sangat besar dari harga itu. Selain itu, penjualan TikTok di AS harus menghasilkan keuntungan besar ke Departemen Keuangan AS karena telah membukakan jalannya.

Post a Comment

You don't have permission to register