f

Get in on this viral marvel and start spreading that buzz! Buzzy was made for all up and coming modern publishers & magazines!

Fb. In. Tw. Be.

Landing            Editorial Staff            Contact Us

24 Jul, Saturday
0° C
Image Alt

Kecemedia.com

SPESIES MANUSIA PURBA BARU BERNAMA HOMO LONGI ALIAS “MANUSIA NAGA”

Homo Longi alias Manusia Naga ini adalah manusia purba yang telah ditemukan di Sungai Songhua oleh seorang pria pekerja lokal pada tahun 1933 di Kota Harbin pada saat dia sedang membangun Jembatan Dongjiang. 

Dia menyembunyikannya dari Jepang yang sedang menduduki China Timur Laut pada masa itu, pada beberapa dekade dia tidak memberitahu tentang keberadaan tengkorak itu kepada siapapun.

Sebelum kematiannya Pekerja ini memberitahu keluarganya tentang fosil tersebut, generasi ketiga keluarganya yang mengetahui hal ini mengklaimnya kembali pada tahun 2018 dan ahli paleontropologi Tiongkok Ji Qiang meminta untuk keluarganya menyumbangkannya ke Universitas GEO Hebei untuk di telusuri lagi. 

Lalu para peneliti menamai spesies baru ini “Homo Longi” atau sebagai “Manusia Naga” setelah Long Jiang yang artinya “Sungai Naga” seperti tempat tengkorak ini ditemukan yaitu di Timur Laut China, Spesies ini tinggal  di kawasan Asia Timur sekitar 146 ribu tahun lalu.

Gambar konsep Manusia Naga oleh Chuang Zhao

Dilansir oleh BBC, menurut para ahli mereka percaya bahwa “Homo Longi” ini adalah evolusi terdekat kita dibanding Neanderthals dan Homo Sapiens. 

Dengan dahi yang menyusut, wajah yang bagian atasnya sangat lebar serta lubang hidung yang besar, hingga rongga mata yang besar dan persegi serta alis yang tebal, dia memiliki ukuran otak yang besar sekitar 1.420 c.

Professor Chris Stringer dari Museum Sejarah Alam di London, Inggris mengatakan bahwa penemuan ini bisa berpotensi mengubah sejarah evolusi manusia.

Dalam konteks penemuan fossil dari satu juta tahun terakhir, penemuan ini jadi salah satu penemuan paling penting yang pernah ada,” – Chris Stringer.

Namun sejumlah ahli tidak setuju bahwa Manusia Naga adalah spesies dalam dirinya sendiri, beberapanya lagi percaya bahwa temuan ini akan dapat membantu para ilmuwan menemukan pohon keluarga manusia dan mengetahui bagaimana manusia modern muncul. 

Post a Comment

You don't have permission to register